Encoding/Decoding
Encoding/Decoding — 9 alat pengembang berbasis browser, termasuk Encoder & Decoder Base64, Encoder/Decoder URL, dan Encoder/Decoder Entitas HTML. Semuanya berjalan lokal tanpa pendaftaran atau unggahan, data Anda tetap privat, dan hasilnya instan.
Cara Penggunaan
- 1Pilih encoding yang Anda butuhkan— Base64 untuk berkas dan teks aman biner, URL encoding untuk query string, entitas HTML untuk markup, heksadesimal atau Unicode untuk kerja tingkat byte, dan Punycode untuk domain internasional.
- 2Tempel nilainya dan balik arahnya— Setiap alat menyandikan dan membongkar dengan satu sakelar, sehingga Anda bisa bolak-balik dan memastikan string kembali persis sama.
- 3Periksa isi yang sudah dibongkar— JWT Decoder memisahkan token menjadi header, payload, dan tanda tangan serta menampilkan klaim seperti exp dan scope, jadi terlihat mengapa token ditolak.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bukan. Base64 hanyalah representasi yang bisa dibalik, bukan sandi — siapa pun yang melihat stringnya bisa mendekode dalam satu langkah. Pakai untuk memindahkan data biner lewat kanal teks, dan beralihlah ke alat hash serta enkripsi bila sebuah nilai memang harus dirahasiakan.
Tidak. Ia memecah token menjadi header, payload, dan signature lalu membaca claim serta waktu kedaluwarsa, tetapi verifikasi tanda tangan butuh kunci rahasia atau publik dan itu tugas server Anda. Proses dekode berjalan di peramban, jadi token tidak pernah dikirim ke mana pun.
Percent-encoding (URL Encoder) dipakai untuk nilai yang masuk ke query string atau path, di mana spasi, & dan = akan mengubah arti URL. Base64 URL-safe menukar + dan / menjadi - dan _ supaya nilainya tetap utuh di dalam URL atau segmen JWT.